Pantai Ngeden Gunung Kidul

Seperti biasanya, saya tidak bermaksud untuk mengunjungi wisata ini, jadi waktu itu pagi-pagi saya dibangunin sama calon suami saya :D, dia bilang jalan yuk.. Dan saya lihat jam, ternyata masih jam.4 pagi.. oh tidak, kegilaan apa lagi yang akan dia lakukan.. saya pun kaget, sekarang banget ya? dia menjawab dari sebrang telefon, iya, buruan mandi, bentar lagi aku jemput..

Oke baiklah, aku langsung bergegas mandi, siap-siap dan cus.. Mau kemana kita jam segini? Ndak tau jawab dia enteng banget.. Lahh gimana coba udah bangunin orang pagi-pagi ternyata belum ada rencana mau kemana -____-

ya sudah kita ke arah imogiri saja, ke gunung kidul, ke pantai.. jawab ku. Oke begitu kata dia. Akhirnya kita jalan menyusuri jalan bantul, saya belum ada pikiran mau ke pantai mana, pikirku pergilah ketempat yang belum pernah aku kunjungi gitu aja.. Sampailah ke plakat pantai Ngedan ini, akhirnya kita mendarat ke situ. Dan.. ya pantainya lumayan eksotis gaes, ada tebing yang bisa kamu gunakan untuk melihat pemandangan, kamu juga bisa main main di pasir pantainya..

Di sana juga ada beberapa pedagang yang menjual makanan.. Aku pun membeli dua cp pop mie, karena kita juga belum sarapan.. 😀

Ternyata, Pantai Ngeden atau dulu sering di sebut Pantai Ngedan ini menjadi buruan baru bagi penggemar wisata pantai di kabupaten Gunungkidul, Pantai Ngeden selain masih bersih, alami juga masih sunyi karena belum banyak wisatawan yang mengetahui tempat ini. Pantai ngeden ini terletak di antara jajaran pantai Gunungkidul lainnya di sebelah timur Pantai Ngeden ada pantai yang sudah lebih terkenal yaitu Pantai Ngobaran. Pantai Ngeden (Pantai Ngedan) ini secara geografisnya terletak di dusun Bedalo, desa Krambilsawit, kecamatan Saptosari, kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Titik Koordinat GPS Pantai Ngeden -8.116554,110.496311

Nah kalau di sini, kamu tidak perlu jalan kaki jauh gaes, karena parkiran letaknya deket banget sama pantai, sepeda motor maupun mobil pribadi bisa masuk ke sini, jadi jangan kuatir..

Jadi tidak perlu rencana yang matang untuk berlibur menikmati alam, pergi saja dan kamu akan mendapatkan cerita menarik di situ 😀

Jogja Fashion Week 2013

Hallo… hehehe maaf ya saya posting artikel yang udah lama, waktu itu saya masih terbilang cupu alias belum paham betul sama Yogyakarta. Kemudian mb.kos saya mengajak saya keluar lihat Jogja Fashion Week yang ada di Malioboro. Berhubung saya waktu itu juga tidak ada kegiatan, ya sudah berangkatlah kita berdua ke malioboro. Malioboro dulu belum tertata seperti sekarang gaes, dulu parkir motor masih di pinggir-pinggir jalan gitu..

Sesampainya di sana, masih belum terlihat ada acara apa, jadi kami berdua memutuskan untuk membeli es krim yang ada di Malioboro sambil menunggu acara mulai. Dan taraaaa… kerumunan orang mulai memadati jalan malioboro, dan dari ujung terlihat gerombolan orang-orang yang memakai kostum beraneka macam gaes, ada yang terbuat dari koran, ada juga yang terbuat dari sabut yang sering digunakan buat atap itu luh.. Takjubnya aku, kok bisa orang merancang busana begitu uniknya.. langsung deh aku cekrak cekrek sana sini

Jogja Fashion Week, event tahunan yang menampilkan karya seni busana dari sejumlah perancang muda tanah air kembali digelar 3-7 Juli 2013. Gelaran tahun ke-8 ini yang juga menjadi agenda pariwisata Yogyakarta, mengambil venue utama di Jogja Expo Center dan diisi dengan berbagai seperti seminar, bursa fashion serta pertunjukkan karya busana. Namun bukan Jogja namanya jika tak menyuguhkan kreativitas seninya di jalanan.

Fashion Carnival menjadi puncak Jogja Fashion Week  sore ini, 7 Juli 2013. Dengan konsep fashion show on the street, karnaval peragaan busana ini menjadikan jalan Malioboro & Ahmad Yani sepanjang 1 km sebagai catwalk-nya. Karnaval inipun berlangsung meriah. Mengusung tema “Semarak Khatulistiwa”, ratusan wanita berparas ayu dan sejumlah pria menampilkan berbagai karya busana kontemporer yang bercita rasa khas Indonesia. Batik dan kain bermotif batik mendominasi sejumlah kostum yang dibawakan secara elegan dan dikemas secara manis menghiasi kawasan Malioboro. Seperti apa kemeriahan Semarak Khatulistiwa Jogja Fashion Week 2013?. Berikut ini adalah sejumlah foto pagelaran karnaval yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.30 WIB.

Dibuka oleh marching band Universitas Negeri Yogyakarta, karnaval Semarak Khatulistiwa ini mempesona ribuan pasang mata masyarakat dan wisatwan yang menonton di sepanjang kawasan Malioboro. Banyak di antara penonton bahkan turun ke badan jalan dan menyela di antara peserta karnaval untuk berfoto.

Jogja Air Show

Jogja Air Show merupakan event tahunan yang diprakarsai oleh Kantor Pemerintahan Yogyakarta, Federasi Aero Sport Indonesia dan Angkatan Udara Adisucipto ini akan menampilkan ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga udara di seluruh dunia. Termasuk Inggris, Malaysia dan Filipina.

Jogja Air Show  menjadi salah satu acara yang wajib dikunjungi bagi Anda pecinta tantangan. Pertunjukkan menarik dan menantang tersebut bisa Anda abadikan dan diikutsertakan dalam kontes fotografi.

Jogja Air Show telah diselenggarakan sejak tahun 2010. Event ini merupakan bagian dari upaya menarik wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis, Parangkusumu dan Depok. Tujuannya agar potensi wisata kawasan tersebut akan semakin dikenal oleh wisatawan dan masyarakat melalui objek wisata pantai dengan komunitas dirgantara yang tergabung dalam FASI FIY.

Banyak rangkaian kegiatan untuk tiap tahunya.. Dan biasanya diadakan di landasan pacu pantai depok, parangtritis Bantul.

Waktu itu sebenarnya saya tidak berniat untuk melihat Jogja Air Show ini, saya hanya berencana untuk makan Seafood di pantai depok bersama teman-teman saya, namun setelah sesampainya di sana, ternyata sedang berlangsung acara ini, ya sudah.. kita langsung menuju TKP.. Ada banyak pertunjukan pesawat, dan paralayang di sana gaes.. kece kece pokoknya..

Belum puas di sini, kami pun menuju puncak yang bisa liat parangtritis dari atas.. tempat dimana para paralayang bersiap untuk meluncur.. Di sini tempatnya wow banget gaes.. kamu bisa liat bukit hijau, dan tentunya pantai parangtritis dari atas bukit. Namun untuk menuju sini kamu harus mendaki dulu gaes, agak lumayan sih waktu itu, dan jalanya juga belum bagus.. tapi semua itu terbayar dengan keindahan alamnya.. ditambah lagi dengan adanya Jogja Air Show ini, jadi tidak rugi capek-capek mendaki hehehe..

Satu lagi, tidak perlu biaya untuk melihat Jogja Air Show ini, kamu bebas biaya alias GRATIS kamu juga bebas mau foto dengan pesawat yang mana asal tidak mengganggu para peserta Jogja Air Show aja ya gaes.. Agenda tahunan ini wajib kamu datengin tiap tahunya.. karena acaranya kece abis gaes..  😀

Waduk Sermo

Hallo gaes, Jogja memang banyak cerita, satu lagi destinasi wisata yang asik buat dikunjungi, yess waduk sermo yang ada di kulon progo. Waduk sermo ini merupakan sebuah bendungan buatan yang beralamat di Sermo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan Waduk ini diresmikan oleh presiden soeharto pada tanggal 20 November 1996. Hmmm sebenarnya sudah lama juga ya gaes, tapi baru-baru kali ini waduk sermo jadi hits di kalangan traveller.

Tempat ini seru banget gaes.. sejuk, pokoknya enak banget buat ngilangin rasa penat.. di sini kamu juga bisa naik perahu menuju pulau entah berantah hehehe.. nah disitu, si abang tukang perahunya bakalan nungguin kamu buat kamu foto-foto atau sekedar nikmatin pemandangan yang ada. Jadi pulau ini semacam pulau yang ada di tengah-tengah waduk ini gaes..

Lokasi waduk sermo ini lumayan strategis, terletak di antara dua bukit yang dikelilingi oleh banyak pohon yang seger banget.. Selain itu di kawasan wisata ini terdapat sebuah jalan melingkar disekeliling waduk, dengan begitu kamu bisa dengan mudah menikmati pemandangan yang ada di waduk ini gaes.

Disekitar jalan melingkar tersebut juga terdapat tempat persinggahan berbentuk gazebo rumah jamur, selain itu juga ada yang berbentuk rumah panggung, Ini cocok banget buat kamu sekeluarga berwisata di sini gaes..

Untuk harga tiket masuk .Waduk Sermo Kulon Progo ini relatif murah yaitu kamu hanya dikenakan biaya retribusi Rp. 2.000,- per orang dan biaya parkir Rp. 1000,- untuk sepeda motor.

Waduk sermo adalah salah satu jalur menuju ke desa wisata kalibiru, puncak dipowono dan ke gunung gajah via waduk sermo. Jadi jika kamu merencana ke waduk sermo tidak ada salahnya kalian juga mampir ke kalibiru, puncak dipowono dan gunung gajah.

Dalam sebulan sekali waduk sermo juga diadakan penampilan tari jathilan. Tarian khas kulon progo yang saat ini sudah jarang sekali yang memainkan. Untuk jadwal tari jathilan kalian bisa langsung mencari informasi ke website kabupanten kulon progo. Oke jadi berminat untuk ke sana?

Museum Affandi

Affandi adalah satu dari segelintir maestro seni lukis Indonesia beraliran ekspresionisme1 yang hasil karyanya pernah dipamerkan ke berbagai negara di dunia, baik di benua Asia, Eropa, Amerika, maupun Australia. Semasa hidupnya, pria yang lahir di Cirebon sekitar tahun 1907 ini telah menghasilkan lebih dari 2.000 buah karya lukis yang 300 buah diantaranya kini disimpan di museum sekaligus kediamannya (tokohindonesia.com). Letak museum berada di tepi Sungai Gajahwong atau tepatnya di Jalan Laksda Adisucipto No. 167 Yogyakarta dengan titik koordinat 7,7827°LS 110,3963°BT. Untuk mencapai lokasinya, apabila menggunakan angkutan umum relatif mudah karena masih berada di dalam kota dan tidak jauh dari bandara, terminal bus, dan stasiun kereta api. Jadi, dapat menggunakan taxi, bus Trans-Jogja, bus kota, becak atau bahkan andong.
Dengan membayar Rp 20.000,00 pengunjung bisa melihat lebih dekat tak kurang dari 300 karya lukisan. Selain itu masih ada koleksi lain berupa mobil dan sepeda kesayangan serta berbagai benda lain yang tentunya semua mengandung nilai seni tinggi.
Museum Affandi ini memiliki 3 galeri dan setiap pengunjung akan diarahkan untuk memperhatikan masing-masing galeri. Nikmati waktu yang ada dengan seksama, museum ini buka dari jam 09.00 WIB pagi hingga jam 16.00 WIB sore untuk Senin sampai Sabtu. Sedang khusus untuk Minggu hanya buka sampai pukul 13.00 WIB saja.
Museum ini bangun secara bertahap dari tahun 1962 hingga yang terakhir diresmikan pada tahun 2000 silam. Tiap-tiap galeri menyimpan karya yang berbeda dan memudahkan bagi pengunjung untuk mempelajari dan memperhatikan secara keseluruhan.

Galeri I dibangun sendiri oleh Affandi pada tahun 1962 dengan luas bangunan 314,6 meter persegi. Butuh waktu 12 tahun hingga benar-benar diresmikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Prof.Ida Bagus Mantra, pada tahun 1974.

Pengunjung akan disihir dengan berbagai lukisan dan semua yang berbau Affandi saja. Tak ada karya lain selain sang maestro.  Bila ingin melihat lukisan karya seniman lain maka bisa disaksikan di galeri II.

Selanjutnya pada tahun 1987 dibangun galeri II atas bantuan pemerintah melalui Presiden Soeharto. Dalam waktu 1 tahun galeri II selesai dibangun dan diresmikan tanggal 9 Juni 1988 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Fuad Hassan.

Pasar Organik Milas

Hallo sobat, kamu suka makanan organik? nah bagi kamu yang mau diet, bisa coba pergi ke pasar Milas, Milas merupakan singkatan dari Mimpi Lama Sekali. Pasar Organik Milas merupakan salah satu pasar organik yang berada di Yogyakarta. Komunitas Pasar Organik ini berdiri awalnya pada tahun 2012. Pasar ini diinisiasi oleh Komunitas Pasar Organik, yang saat ini beranggotakan kurang lebih 15 orang pedagang, dimana yang pada awalnya hanya berjumlah 3 pedagang saja di tahun 2012.

Ada yang mewakili lembaga, tapi lebih banyak yang perorangan. Dagangannya juga bermacam-macam. Ada aneka sayuran, beras organik, minyak, ketela atau ubi, kaldu jamur, aneka tapung olahan, palawija, kecap, gula dan bahkan mie. “Dagangan kami ada ratusan item. Terus bertambah dari waktu ke waktu, karena anggota kami juga makin banyak,” kata ibu Ari salah satu pedagang, ditemui di Pasar Organik di halaman Milas Resto. Pasar Milas berlokasi di Jl. Prawirotaman 4 No. 127B, Parangtritis, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Para pedagang yang berjualan di Pasar Milas benar-benar harus memenuhi syarat dan kenetntuan dari komunitas tersebut yaitu barang dagangan yang dijual harus bernar-benar organik dan waktu ketika mereka bergabung untuk menjadi pedagang pasar organik Milas, barang dagangan mereka  harus di uji coba dulu oleh para pengelola. Hal ini dilakukan agar supaya tidak adanya barang dagangan yang akan dijual yang mengandung bahan bukan organik. Dalam hal ini bahan yang bukan organik seperti tepung terigu, bumbu2 ynag tidak alami, mie instan, pewarna makanan dan sebagainya. Uniknya di Pasar Milas hampir semua para pedangang menjual jenis atau produk vegetarian. Namun dipasar lainnya sperti di Kamisan, mereka juga menjual jenis/produk makanan organik tetapi disana mereka juga menjual beberapa produk yang bukan hanya vegetarian saja(lebih variasi).

Pasar ini berpindah-pindah gaes, semacam pasar dadakan gitu, berikut jadwal keberadaan lokasi pasar organik ini :

  • Halaman Milas Resto, Rabu dan Sabtu jam 10.00-13.00 wib (Pasar Milas)
  • Stadion Maguwoharjo, Kamis jam 10.00 – 13.00 wib – Jln. Kaliurang KM 9 (Pasar Kamisan)
  • Amelia Hotel Jalan Mrican Baru, Jumat jam 16.00-19.00 wib – Rumah Makan Demangan baru
  • Di Club House Cassa Grande, Minggu pekan terakhir jam 07.00-11.00 wib

Ayam Panggang 3 Berku

Hallo sobat yang doyan makan.. 😀 😀 Kali ini saya akan mereview salah satu kuliner yang ada di Jogja. Yap ini dia Ayam Panggang 3 Berku. Terletak di Jl.Kusumanegara 185 Timur SGM Yogyakarta dan ada juga yang di Jl.Ki Penjawi No. 6 Rejowinangun atau depan pabrik kulit PT. Budi Manunggal.

Kalau di lihat dari luar seperti bukan tempat makan gaes, lebih mirip rumah biasa, tapi di dalemnya bersih kok gaes, rapi banget.. pelayananya juga ramah 🙂

Tuh kan, bersih kan?? Cuman waktu itu saya tidak makan di sana gaes, saya beli buat makan di rumah.. jadi saya bungkus. Menu di sini lumayan lengkap, ada ayam panggang utuh komplit, ayam panggang separo komplit, ayam panggang separo tanpa jeroan, yang cocok banget buat oleh-oleh gaes, tapi di sana juga ada kok menu perseorangan, misal ayam panggang dada, atau paha.. Oh ya di tempat ini tidak hanya menyediakan ayam panggang, yang suka ayam goreng juga ada di sini. Harganya juga lumayan terjangkau gaes.

Untuk ayam panggang utuh komplit harganya Rp. 130.000,-

Ayam panggang separo komplit Rp. 75.000,-

Ayam panggang separo tanpa jeroan Rp. 65.000,-

Dada/Gending panggang Rp. 25.000

Kepala panggang Rp. 5.000

Di sini juga ada menu ikan gaes

Nasi Gurami goreng Rp. 25.000,-

Nasi Nila Besar Panggang Rp. 25.000,-

Nasi Nila sedang panggang Rp. 25.000,-

Untuk rasanya, maknyoss banget.. enak banget deh, nggak nyesel beli, bukan panggang abal-abal.. tempat ini cocok banget buat kamu sekeluarga makan bareng di sini, disamping menu yang cocok buat satu keluarga, tempatnya juga nyaman, jadi bisa sambil bercengkerama menikmati ayam panggang 3 berku ini ..

So, kalau kamu ke jogja, cobalah mampir ke tempat ini, cicipin dan critain ke saya ya menurut kamu bagaimana? recomended atau tidak.. kalau aku sih yess hahaha

Satu lagi, packaging di ayam panggang 3 berku ini juga oke, disamping sudah di kasih kardus, masih di kasih tas yang terbut dari kain furing, jadi lebih terlihat eksklusif dan higenis.. cocok banget deh buat oleh-oleh kerabat atau saudara.

Monume Jogja Kembali

Hay gaes, tau kah kamu? Jogja disamping banyak kulinernya, jogja juga mempunyai beberapa tempat bersejarah luhh.. salah satunya ini monumen jogja kembali. Monumen jogja kembali ini dibangun pada tanggal 29 Juni 1985 yang diatndai dengan peletakan batu pertama dan upacara adat penanaman kepala kerbau oleh Sri Sultan Hamengkubowono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII. Bangunan Monjali sendiri berbentuk kerucut dengan luas sekitar 5 hektar yang terdiri dari 3 lantai.   Lantai pertama terdapat 4 museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah seperti senjata, mesin ketik, telepon dan sebagainya. Di lantai ini pula terdapat perpustakaan yang kebanyakan berisi buku-buku ensiklopedia. Selain itu terdapat pula ruang pemandu dan, ruang pengelola dan ruang serba guna.  bagian luar lantaterdapat pula kolam yang mengelilingi bangunan utama Monjali. Di lantai kedua terdapat ruang diorama yang mengisahkan perjuangan bangsa Indonesia ketika Belanda menghianati perjanjian Reville hingga terjadilah peristiwa yang sangat bersejarah yaitu Serangan Umum 1 Maret. Di sekeliling bagian luar lantai 2 terdapat pula relief yang kurang lebih menceritakan hal yang sama dengan diorama di dalam. Setidaknya terdapat sekitar 40 relief yang diukir di sekeliling tembok lantai 2 bagian luar. Lantai ketiga adalah lantai khusus yang dibuat untuk  mengenang dan mendoakan para pahlawan yang gugur dan ruang tersebut dinamakan dengan ruang Garbha Graha. Di ruang ini terdapat pahatan yang berukuran besar yang di pahat di dinding ruang. Di tengah ruang terdapat tiang bendera temapt dimana bendera Merah Putih berkibar. Di sisi lain juga terdapat ukiran dari tulisan man presiden Suharto. Monjali ini  terletak di Jln Lingkar Utara, Yogyakarta. Lebih tepatnya terletak di persimpangan antara Jln. Lingkar Utama, Jln. Plagan Tentara Pelajar dan Jln Monjali.  Untuk masuk ke tempat ini hanya perlu mengeluarkan uang Rp.7500/org untuk tiket masuk dan penambahan Rp.1000 untuk kamera. Monjali buka dari pukul 08.00 – 16.00 pada hari Selasa – Jumat, dan pukul 08.00 – 16.30 padari Sabtu dan Minggu, sedangkan pada hari Senin Monjali libur. Penting banget bagi kita untuk mengetahui sejarah dan meneruskan perjuangan para pahlawan dulu. Dengan membawa nama baik Indonesia ke tingkat dunia. 😀  

Gunung Api Purba Nglanggeran

Suka mendaki? Suka dengan alam? sudah coba tempat in belum? Bagi kamu yang pengen banget rasain mendaki tapi ndak pengen yang tinggi-tinggi bisa kok di coba di sini.. Akses menuju ke tempat ini tidak seekstrem kamu pergi ke laut bekah, jalan menuju ke sini yaman banget, jalanya sudah beraspal dan di google maps juga sudah ada. Untuk masuk ke obyek wisata ini kamu perlu melakukan pembayaran uang masuk sebesar 7.500.

Nah di tempat ini sering digunakan buat camping gitu, dan tarifnya berbeda bagi yang mau camping di sini. Jalan menuju puncak sudah di kelola dengan baik gaes, jadi kamu tidak perlu bingung mencari arah menuju puncak yang mana.. dan di sana juga sudah ada yang jualan gaes, jadi kalau kamu merasa capek di tengah jalan, tenang ada yang jualan minum dan juga gorengan di sana 😀

Nah itu foto di ambil dari puncak gung api purba ini.. Oh ya tempat ini punya pos pos gitu gaes, di setiap pos nya kamu bisa istirahat sejenak, jangan lupa bawa air minum ya.. dan ada beberapa pos yang mempunyai spot foto yang oke, jadi kalau kamu ke sini, kamu bakalan punya koleksi foto yang banyak dan oke oke.. saya belum pernah sih camping di sana, mungkin akan tambah seru kalau camping di sana.. bisa nikmatin gemerlap kota Jogja dari atas gunung.

Nah itu salah satu foto narsis saya di sana.. bagus kan banyak tebing-tebing besar gitu.. itu batu gedhe gedhe luh.. kamu harus lihat sendiri langsung ke sana.. Rugi kalau sudah di jogja belum ke sini.. selain kamu dapetin pengalaman mendaki, kamu juga bakalan dapet view yang eksotik.. tetap ya gaes, harus jaga kebersihan lingkungan, hindari corat coret yang tidak bertanggung jawab, jaga alam mulai dari kita, kalau bukan kita yang mulai lalu siapa lagi?? jadi kapan nih mau ke sini?? Kalau kamu sudah pernah ke tempat ini boleh banget luh share pengalaman kamu di sana di kolom komentar. Oke gaess

Laut Bekah, Surga yang Tersembunyi

Hallo sobat yang suka berpetalang.. Yakin nih udah jadi traveller sejati?? udah pernah ke tempat ini belum? ahh pasti belum.. Kalah dong sama saya yang hanya suka jalan tanpa adanya jadwal dan tujuan hahaha 😀

Oke sobat, jadi laut bekah ini tempatnya oke abis.. disamping masih sepi karena masih belum banyak yang tau tempat ini, jadi ya masih alami gitu.. Tempat ini juga kece buat hunting foto. Ini saya kasih penampakanya

Oke jadi tempat ini ndak ada pasirnya gaes, jadi bagi kamu yang pengen mainan air di sini, harap kubur dalem-dalem niat kamu itu, karna di sini hanya ada tebing dan tebing.. kalau kamu mau nyelam ya ikut langsung itu sama ombak, dan entah bakalan bisa kembali atau nggak hahaha..

Di sana belum ada yang jualan gaes, jadi kamu harus bawa makanan yang banyak kalau mau ke sini, dan tetap jaga kebersihan lingkunya ya gaes, buanglah mantan di tong sampah, eh buanglah sampah di mantan, eh maksudnya buanglah sampah di tong sampah 😀

Untuk menuju ke tempat ini kamu perlu menelusuri jalan yang belum beraspal, jadi jalanya masih berupa tanah gitu gaes, hati-hati ya bisa terpeleset.. Dan satu lagi, mobil yang dianjurkan masuk sampai dekat laut itu hanya mobil 4×4 atau kendaraan off road, jadi yang bawa mobil pribadi hanya bisa parkir di atas, untuk sampai ke bawah kamu harus jalan kaki.. Nggak gitu jauh kok, sekitar 500 meter hehehe

Untuk lokasi lengkapnya coba tanya ke google maps, tapi sepertinya belum ada hahaha.. jadi ini daerah gunung kidul, tapi saya waktu itu lewat imogiri, trus saya ndak tau jalanya, maaf ya.. saya hanya duduk diem ikut pak supir, tapi ada plang Laut bekahnya kok.. 🙂

Tempat ini jauh banget dari jalan gedhe, ya kamu harus melewati jalan yang curam luamayan banyak, seru campur deg-deg an.. karena itu mobil goyang-goyang saking licinya jalan. Perjalanan ke sini butuh kekuatan super gaes, namun semuanya terbayar dengan keindahan alamnya.. di sana kamu juga nikmatin sunset yang tentu saja eksotik banget.. Cakep dah pokoknya..